oleh

UPDATE: 447 Rumah Warga di Kabupaten Halmahera Selatan Rusak

HALSEL – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara hingga Senin (1/3/2021) hari ini, mencatat kerusakan rumah warga akibat gempa yang terjadi pada pekan kemarin mencapai 447 rumah.

Data sementara BPBD Halmahera Selatan sedikitnya 447 rumah warga yang tersebar di 6 Kecamatan mengalami kerusakan akibat gempa dengan kekuatan 5,2 SR.

Sebelumnya, BPBD Halsel mencatat data sementara kurang lebih 109 rumah rusak akibat gempa, namun berdasarkan hasil pendataan pada Minggu-Senin hari ini, BPBD kembali merilis data penambahan 338 rumah warga yang mengalami kerusakan, maka total keseluruhan rumah warga yang ruak berjumlah 447 unit.

Baca Juga  Kemenkopolhukam Pantau Penerapan Prokes di Maluku Utara

Kepala BPBD Halmahera Selatan, Abukarim La Tara saat dikonfirmasi indotimur.com grup siberindo.co mengaku, data ini belum keseluruhan karena pihaknya masih terus melakukan pendataan di berbagai desa dan kecamatan.

“Jumlah ini bisa saja bertambah, karena hingga saat ini tim BPBD masih terus melakukan identifikasi di lapangan,” ujarnya.

Ia mengaku, awalnya rumah rusak hanya tercatat di dua Kecamatan yakni Kecamatan Bacan dan Bacan Selatan. Namun setelah dilakukan pendataan lanjutan sebarannya mencakup enam Kecamatan.

Baca Juga  Percepat Penanganan Medis, PT STS Hibahkan Ambulans untuk Masyarakat Halmahera Timur

Penambahan empat kecamatan tersebut diantaranya Kecamatan Bacan Timur, Kecamatan Bacan Barat, Kecamatan Bacan Barat Utara dan Kecamatan Bacan Timur Selatan.

“Kami juga mendata selain rumah warga, ada beberapa fasilitas seperti sekolah, sarana ibadah, fasilitas kesehatan serta fasilitas umum lainnya juga rusak akibat gempa 5.2 Mag tersebut,” jelasnya.

Berdasarkan data sementara yang tercatat, Abu Karim menjelaskan, kerusakan paling banyak terjadi di Kecamatan Bacan, dimana kurang lebih 244 unit rumah warga terdampak gembabumi.

Baca Juga  Warga Halmahera Tengah Dilaporkan Hilang Saat Mancing

Selanjutnya di Kecamatan Bacan Selatan 127 unit, Kecamatan Bacan Timur 47 unit, Kecamatan Bacan Barat Utara 11 unit serta Bacan Timur Selatan dan Bacan Timur Tengah masing-masing 9 unit.

“Memang kerusakan rumah ini belum dapat dikategorikan dalam rusak sedang, ringan maupun rusak berat karena tim masih melakukan kajian, nanti kita akan liat seperti apa rinciaany,” tambahnya.

SUMBER: indotimur.com

Komentar

News Feed