oleh

Pemerintah Pusat Merencanakan Peluncuran Sail Tidore Pada 9 April 2021

TIDORE – Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) dan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep), menggelar rapat koordinasi persiapan peluncuran Sail Tidore 2021 di kantor Wali Kota Tidore, Senin (22/3/2021).

Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi saat membuka rapat via zoom mengatakan, Sail Tidore 2021 adalah batu loncatan untuk mempercepat pembangunan perekonomian Maluku Utara.

“Jadi kita harus mempromosikan Maluku Utara sebagai tujuan wisata nasional maupun internasional dengan mendorong kapal pesiar (yacht) mancanegara untuk berlayar ke perairan Indonesia,” jelasnya.

Sedangkan Sekretaris Jenderal Suhanto juga Sekretaris Panitia Pusat Sail Tidore 2021  yang ikut rapat secara offline mengatakan, untuk menyongsong suksesnya Sail Tidore 2021 yang sudah ada di depan mata, maka panitia pusat dan panitia lokal di daerah yang sudah terbentuk harus intens melakukan koordinasi agar tercipta komunikasi yang baik.

Baca Juga  HPN 2021, Bunda Risma Tertarik Program Kemanusiaan SMSI

Menurutnya, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Nomor 28/2020 tentang Panitia Nasional Penyelenggara Sail Tidore Tahun 2021, diketuai oleh Menteri Perdagangan.

“Kegiatan ini merupakan program internasional, sehingga harus dipersiapkan termasuk koordinasi bukan saja kementerian dan lembaga terkait, tapi juga dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kota Tidore,” jelas Suhanto.

Dikatakannya, Sail Tidore 2021 akan mengusung tema “Tidore Kota Warisan Dunia, Perekat Bangsa-bangsa” dijadwalkan akan diluncurkan pada 9 April 2021 di Kantor Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif, Jakarta.

Menurutnya, rangkaian kegiatannya “Road to Sail Tidore 2021” akan dilaksanakan selama April hingga Juni, sementara acara puncak Sail Tidore 2021 akan dilaksanakan pada 20—26 September 2021.

Baca Juga  Pemkab Halteng Panen Peradana 165 Hektar Padi

Pada periode tersebut akan diisi berbagai kegiatan yang bertujuan mempromosikan pariwisata, budaya, dan kearifan lokal Maluku Utara seperti Festival Tidore, Legu Gam Ternate, serta Festival Teluk Jailolo.

“Pelaksanaan Sail Tidore direncanakan akan dimeriahkan kehadiran beberapa kapal asal Spanyol dan Portugal yang berlayar bertepatan dengan perjalanan keliling dunia untuk mengenang ekspedisi Magelhaens 500 tahun lalu,” jelasnya.

Sementara acara puncak Sail pada 23 September 2021, yang direncanakan wisatawan dari 100 negara akan datang ke Kota Tidore Kepulauan.

Suhanto menekankan, Sail Tidore 2021 harus mampu memberikan dampak positif selama dan setelah kegiatan berlangsung.

“Pemerintah daerah harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar dapat berpartisipasti secara penuh dan merasakan manfaatnya,” tandasnya.

Baca Juga  Presiden Akan Resmi Terminal Bandara dan Pantau Vaksinasi di Maluku Utara

Sebelum rapat koordinasi, Suhanto dan peserta rapat melakukan peninjauan lokasi pusat pelaksanaan Sail Tidore, yaitu Pantai Tugulufa Kota Tidore Kepulauan.

Suhanto optimis pelaksanaan Sail Tidore 2021 merupakan strategi ampuh untuk meningkatkan potensi kelautan dan pariwisata Indonesia di mata dunia internasional.

”Saat peninjauan, kami telah melihat progress persiapan pelaksanaan. Kerja-kerja panitia sudah berjalan dan pemerintah daerah telah menyiapkan infrastruktur dasar sesuai dengan perencanaan. Namun demikian, kami meminta agar pembangunan infrastruktur terus dilakukan,” pungkas Suhanto.

Turut hadir pada rapat koordinasi Wali Kota Tidore Ali Ibrahim, perwakilan kementerian dan lembaga terkait, serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kota Tidore.

SUMBER: indotimur.com

Komentar

News Feed