Pelajar Terkonfirmasi Positif Covid-19, Satgas Kota Ternate Akan Hentikan Belajar Tatap Muka di Sekolah
TERNATE – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Ternate, Maluku Utara berencana akan menghentikan proses belajar mengajar tatap muka di sekolah, hal ini menyusul ditemukannya pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berusia masui sekolah.
Sebelumnya, Satgas Covid-19 bersama Disdik dan pihak sekolah telah bersepakat, jika dalam pelaksanaan simulasi sekolah tatap muka ada yang tidak menerapkan protokol kesehatan, maka belajar tatap muka akan dihentikan dan kembali memberlakukan sistem online atau daring.
Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kota Ternate, M Arif Gani kepada indotimur.com grup siberindo.co mengatakan, sejumlah sekolah di Ternate telah melaksanakan belajar mengajar tatap muka sejak Januari 2021 lalu. Namun, kebijakan tersebut masih bersifat simulasi, tergantung situasi dan kondisi.
Menurutnya, Satgas berencana menghentikan simulasi belajar mengajar tatap muka setelah mencatat sejumlah pasien usia sekolah terkonfirmasi positif covid-19.
“Kemungkinan besar akan dilakukan kembali secara daring, karena ditemukan ada beberapa siswa usia SD dan SMP di Kota Ternate yang terkonfirmasi positif covid-19,” kata Arif.
Dia mengaku, Satgas telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) terkait masalah ini, sehingga keputusannya ada pada mereka, tapi kemungkinan besar sekolah di Kota Ternate akan melakukan pembelajaran secara daring.
Sejauh ini, lanjut dia, Satgas Covid-19 mencatat ada anak dengan usia 9 hingga 13 tahun yang terkonfirmasi positif covid-19. Itu artinya, mereka ini masih duduk di bangku sekolah, sehingga kita menyurat ke Dinas Pendidikan. (awie)











Komentar