oleh

Ramadhan Bersinar di Sagea-Kiya PT Zhong Hai Rare Metal Mining Indonesia Banjiri Masjid dan Guru dengan Bantuan Nyata

SAGEA, Halmahera Tengah, 26 Februari 2026 — Suasana Ramadhan 1447 Hijriah di Desa Sagea–Kiya tahun ini terasa berbeda. Malam-malam ibadah kini lebih terang, lebih sejuk, dan lebih khusyuk. Di tengah tantangan pemadaman listrik yang kerap terjadi, kehadiran PT Zhong Hai Rare Metal Mining Indonesia di dampingi PT Mining Abadi Indonesia menjadi angin segar bagi masyarakat.

Melalui Tim Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan tambang tersebut menyerahkan bantuan sarana penunjang ibadah kepada Masjid Raya Sagea-Kiya pada Selasa, 24 Februari 2026. Bantuan yang diberikan bukan sekadar simbolis, melainkan benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

Masjid Kini Lebih Terang, Tarawih Lebih Khusyuk, Bantuan yang disalurkan meliputi:

  • Karpet sholat baru
  • Kipas angin untuk kenyamanan jamaah
  • Lampu penerangan masjid
  • Pemasangan lampu jalan tenaga surya (solar panel)
  • Panel surya untuk mendukung suplai listrik masjid
Baca Juga  SMSI Temui MPR RI: Soal Penembakan Wartawan, Komnas HAM Perlu Bentuk Tim Pencari Fakta

Langkah ini dinilai sangat strategis, terutama karena dalam beberapa bulan terakhir wilayah Sagea-Kiya kerap mengalami pemadaman listrik saat malam hari.

Ketua Pengurus Masjid Raya Sagea-Kiya, dalam sambutannya, tak mampu menyembunyikan rasa haru. “Kami sangat bersyukur. Bantuan ini bukan hanya soal barang, tetapi tentang kepedulian. Sekarang jamaah bisa shalat tarawih dengan nyaman tanpa khawatir listrik padam,” ujarnya di hadapan warga.

Tokoh agama setempat juga menyampaikan apresiasi tinggi. “Ramadhan adalah bulan berbagi. Apa yang dilakukan perusahaan hari ini menjadi contoh nyata bahwa dunia usaha bisa berjalan seiring dengan nilai-nilai keagamaan dan sosial,” tegas salah satu imam masjid.

Guru SDN 1 Sagea Turut Tersentuh. Tak berhenti di masjid, PT Zhong Hai Rare Metal Mining Indonesia juga menyerahkan paket sembako kepada para guru SD Negeri 1 Sagea sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi muda.

Baca Juga  Malut Menyelesaikan Pembahasan Kesiapan Agenda PSU

Seorang guru penerima bantuan mengungkapkan rasa terima kasihnya dengan penuh haru. “Perhatian seperti ini sangat berarti bagi kami. Ini bukan hanya bantuan sembako, tetapi bentuk penghargaan atas perjuangan kami di dunia pendidikan,” tuturnya.

Tokoh pemuda Sagea-Kiya pun menyambut positif langkah perusahaan.

“Kami melihat ini sebagai bentuk keseriusan perusahaan membangun hubungan baik dengan masyarakat. Harapannya program seperti ini terus berlanjut,” ucapnya penuh optimisme.

Pemerintah desa menyatakan bahwa kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat harus terus diperkuat demi kemajuan bersama.

“Kami berharap perusahaan terus konsisten menjalankan program CSR yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Hari ini kita melihat bukti nyata,” ujar perwakilan pemerintah desa dalam sambutannya.

Baca Juga  Kolaborasi Mensos Bersama SHS Untuk Wujudkan Usaha Mandiri Dalam Bidang Kuliner

Komitmen Berkelanjutan. Perwakilan Tim CSR PT Zhong Hai Rare Metal Mining Indonesia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan.

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai pelaku usaha, tetapi sebagai bagian dari masyarakat Sagea-Kiya. Ramadhan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian,” jelasnya.

Dengan cahaya lampu surya yang kini menerangi jalan dan masjid, serta dukungan nyata bagi dunia pendidikan, Ramadhan di Sagea-Kiya tahun ini benar-benar terasa lebih hidup.

Masyarakat berharap sinergi ini terus berlanjut, bukan hanya di bulan suci, tetapi sebagai komitmen berkelanjutan demi kemajuan bersama di wilayah lingkar operasional perusahaan.

 

Husen/Tim

Redaksi: Dar

News Feed