“Kami turut berbela sungkawa atas kejadian yang menimpa Pertamina serta warga di sekitar lokasi kebakaran besar di Balongan. Tragedi ini menjadi duka bagi bangsa. Hal tersebut tak hanya karena Pertamina merupakan aset strategis bangsa ini, namun juga melihat besarnya dampak yang dirasakan warga setempat,” ungkap Ketua Dewan Pembina ACT Ahyudin.
Oleh karenanya, dibutuhkan kolaborasi besar untuk membantu menangani dampak bencana kebakaran yang menimpa warga sekitar Balongan.
“Gotong royong jadi kunci mengatasi dampak bencana ini. Untuk itu, ACT mengajak seluruh masyarakat Indonesia ambil bagian dalam penanganan dampak kebakaran kilang Pertamina di Balongan,” ajaknya.
Ahyudin menegaskan, ACT akan terus mendukung kebutuhan warga terdampak kebakaran kilang minyak Balongan dengan beragam aksi kemanusiaan terbaik. Sejak hari pertama, ACT dan Masyarakat Relawan Indonesia telah melakukan asesmen, melakukan pendampingan psikososial, dan distribusi makanan. ACT juga menghadirkan armada kemanusiaan sebagai wujud kedermawanan yang melibatkan masyarakat luas.
Koordinator Tim Tanggap Darurat ACT Kusmayadi menambahkan, Rabu ini armada Humanity Food Truck sudah tiba di Balongan.









Komentar