oleh

Talud Sepanjang 50 Meter di Desa Moloku Ambruk Dihantam Ombak

HALSEL – Talud penahan ombak sepanjang kurang lebih 50 meter di Desa Moloku, Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan roboh pada Selasa (2/3/2021) akibat hantaman ombak.

Hal itu membuat warga yang tinggal sepanjang talut tersebut khawatir akan terjadinya abrasi pantai.

Ambruknya talud penahan ombak tersebut diketahui melalui unggahan di facebook akun atas nama RahmiTaif.

Baca Juga  Kemensos RI Terima Sertifikat HAKI Melalui Artne Coffee

Melalui siaran langsung kurang lebih 59 menit itu, Rahmi Taif mengatakan talud itu ambruk karena hantaman ombak besar mulai Senin kemarin hingga Selasa (2/3/2021) pagi tadi.

Unggahan yang sama, diposting oleh akun milik Samsir Taib. Dia membagikan foto ambrukn ya talud itu di dalam group Mesenger Moloku FC.

Sementara Samsir Taib saat dikonfirmasi melalui pesan menssenger oleh Beritamalut.co, membenarkan ambruknya talud penahan ombak.

Baca Juga  PDAM Bangun 3 Sumur untuk Maksimalkan Pelayanan Air di Daerah Ketinggian

“Ia benar kejadian itu pada saat malam ketika angin kencang sehingga terjadi gelombang besar dan menghantam swering/talud hingga roboh, dan itu dari pelabuhan hingga ke belakang masjid,” kata Samsir.

Atas kejadian itu katanya, membuat warga khususnya yang tingal tak jauh dari talud yang ambruk tersebut, sangat khawatir akan datangnya ombak susulan.

Baca Juga  Kepala Desa Aer Salobar Diduga Bebankan Pembangunan Fondasi RLH pada Penerima Manfaat

Dia pun berharap Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) agar secepatnya membangun kembali talud tersebut karena ini berkaitan dengan keselamatan warga. (*/cr2)

Sumber: beritamalut.co

Komentar

News Feed